Umumnya, semakin lama persaudaraan itu digalang, semakin hangat pula jiwa-jiwa yang berada di dalam lingkarannya, logikanya, semakin sering hati-hati terpautkan, semakin terkaitkan benang-benang komunikasi diantaranya

Namun kini, semua rasa sayang, cinta dan kekerabatan itu sedang diuji, belum lama sebuah bisnis era millenium menelisik perlahan di beberapa saudara kami, beberapa kemudian merasa tertarik karena sungguh kawan, hal ini sangat menjanjikan, dan saya pun mengakuinya, selanjutnya kami pun tergabung dalam forum-forum bisnis yang menarik, disana dibawakan presentasi-presentasi ilmu tentang bisnis, yang menyitir ayat-ayat di CashFlow Quadrant, RichDadPoorDad dan beberapa buku-buku bisnis yang menginspirasi lainnya.

beberapa kawan tertarik untuk meningkatkan level (baca : bergabung) dan beberapa tidak, kemudian subhanallah, saudara-saudara saya itu pun deras rejekinya, sungguh ALLAH telah melancarkan rejeki mereka, dan saya pun ikut bahagia akan itu..lainnya, saya dan beberapa kawan yang mempunyai idealisme sendiri juga tetap mendapat rejeki dariNya, tentunya dari sektor lain

Jadi, apa masalahnya?

Tidak penting sesungguhnya, namun entah mengapa hati saya mengatakan ada yang janggal dalam ritme persaudaraan kami setelah bisnis ini mulai tumbuh, ada bagian-bagian yang hilang dalam perjalanannya, ada sisi-sisi yang menjadi bias untuk dibahas, dan saya pun merasa kehilangan.

kehilangan koneksi hati itu, kehilangan aura hangat itu, kehilangan hasrat perjuangan itu

karena pada hakikatnya bisnis ini mengajarkan sebuah hal yang sama sekali tidak pernah saya percayai, yaitu instant, mendapatkan sesuatu dengan mudah dan instant, melupakan proses pahit dalam mengejar mimpi, menyiasati tetesan peluh keringat dan darah dengan kata-kata menyihir yang dipaksakan.

ibarat orang membatik, kehilangan kesabaran dalam melukis dengan canting dan memilih menggunakan batik cap saja, entah hal apa yang mendorong ketidaksabaran itu, karena menurut saya kalo hanya berdasar keingintahuan belaka, maka tidak akan sedrastis ini langkah mereka.

Rindu-rindu yang biasanya tersampaikan oleh bahasa hati kini kering hampa tak berisi, koneksi antar hati pun mendadak macet, intuisi yang biasanya hadir kini seret mampet.

dan saya pun hanya bisa tertegun menyaksikan dunia sekeliling saya berubah dan berputar cepat..cepat sekali bahkan sampai tidak memberiku waktu untuk memahaminya..

Tetapi bagaimana pun hidup adalah pilihan dan setiap pilihan tentunya mengandung resikonya masing-masing, dan hal ini mungkin hanya ujian kecil saja dari persaudaraan kami

Mungkin!

 

 

 

P.S : Judulnya kurang nyambung ya? ;P tapi sejatinya itu yang kurasa



24 Responses to “Dearest Helpless”  

  1. deuuu…yang lagi kehilangan…. ;)
    ayooo Jenderal,,, siapkan risk-management buat uncontrolled variablenya..!

  2. selamat datang di dunia nyata sob!

  3. haduh,, mpe spicles sy .. smoga keadaan menjadi lebih baik yak..

  4. 4 florensia

    meski harus setuju dengan alle..
    tapi aq yakin, kalo qt punya hati yang hangat,
    maka “apapun” di sekitar kita yang mulai menjadi dingin,
    juga akan ikut menjadi hangat..
    jangan padamkan api “kasih” dihatimu kawan…

  5. i’m all here mas..

    at least aku berusaha untuk tetap di sini..
    ;)

  6. .: Ade’ :.
    hehe..untuk yang satu ini saya belum mempersiapkan risk managementnya, karena sungguh tak terduga de’..

    .: Alle’ :.
    Yap..

    .: Amel :.
    amiin,, yah semoga ujian ini segera menemukan jalan keluarnya..

    .: Flo :.
    sipp..

    .: Amita :.
    ya..tapi sayangnya mungkin yang lain tidak begitu, sayang banget yah..?

  7. suatu saat mreka juga pasti akan kembali kok mas..
    bukankah Allah itu akan mempergilirkan segala sesuatu? ;)

    ps: ntar dtg pengajian kah?

  8. semua perlu usaha.namun mungkin suatu saat mereka akan menyadari jika usaha mereka akan lebih bermakna jika itu tidak dilakukan dengan cara “mempengaruhi n membawahi” orang lain.. hehe.. :D

  9. Turut berduka ri.. Semoga itu tidak terjadi di Onebit Family :)

  10. 10 nun

    ai…ai…
    ternyata…

    coba inget2 lagi what you have done ke orang2 yang loe sebut “saudara”…
    apa kamu udah memperlakukan mereka seperti layaknya saudara ??….

    bukan bisnis “instan” ini yang bikin kita jauh…
    tapi masalahnya ada di diri ai sendiri….
    inget2 deeeeh…

    by the way… instan ??…paledut instan….!!!
    dikata gampang ??….
    gw nggak yakin loe juga bisa kerjain yang kita kerjain…

    lagian, apa salah kalo kita mengejar mimpi2 kita dengan sedikit berlari ??
    waktu aku nggak banyak ai….tapi banyak banget yang mau aku lakukan….
    apa salah ??….

  11. wah wah wah,,
    sudah ada yg klarifikasi niy mas fahri..
    ;)

  12. 12 Agung Haryo Utomo, SH

    saya insyaAllah adalah calon Advokat, yang akan dengan Susah Payah dan dengan Segala Perjuangan akan meninggikan harga Hukum di Indonesia, hanya bisa berbicara 2 kalimat singkat..
    pertama : “Kasihan orang yang sedikit ilmu tapi berani tampil di depan”
    kedua : “sesuatu yang diperjuangkan memang perlu pengorbanan, tapi tidak perlu dengan menyakitkan perasaan makhluk lain”

  13. 13 senafal

    bismillahirrohmanirrohim..

    sampai hr ni, alhamdulillah, msh bs kurasakan aliran kasih dan sayang dr `saudara’s`[pke 's krn jamak,hehe] kita ini, begitu jg utk kmu, cb liat betapa perhatian mereka dgn kmu dgn bbrp komentar disini..

    aku yakin, bhw dlm tiap-tiap hati kita msh trsimpan kerinduan persaudaraan itu, dan yg aku yakin jg takkan mgkn trgeser dgn hal sangat sepele ini, kita smua tau bhwa dunia tmptnya di mata bkn di hati, jd utk apa urusan ini mengganggu hatimu, saudara-saudaraku..

    ai, cb perhatikan kata “..namun entah mengapa hati saya mengatakan..dan saya pun merasa kehilangan. kehilangan koneksi hati itu, kehilangan aura hangat itu, kehilangan hasrat perjuangan itu”

    tlng tanyakan jg pd hati `saudara’s`mu itu, apakah hal itu jg yg trjdi pd hati `saudara’s`mu itu??? percaya lah, mereka tak prnh secuil pun merasa kehilangan kmu bahkan kehilangan hasrat perjuangan itu sdktpun, insyaALLAH..kita berlindung pada ALLAH..

    dan aku pun memiliki alasan trsendiri utk brgabung dlm kerja keras yg amat sangat sulit di “bisnis era millenium” ini..bkn tnp alasan, bkn tnp jawaban..
    tp dimulai dr niatan hati yg tak ingin terselimuti oleh harta duniawi, krn cukuplah `saudara’s` itu yg lbh brharga dr harta itu..

    oh iya,utk “..dengan kata-kata menyihir yang dipaksakan.”..smoga akan ada kepahaman utk kmu dgn brjalannya waktu..

    mari sirami lagi bahasa hati yg kini kering hampa tak berisi, kami msh punya air-air itu..

    INDONESIA EMAS 2020..

  14. .: Amita :.
    Ya, saya hanya akan menunggu saat itu

    .: Crizosaii :.
    Yupp..Yupp..

    .: Pehmi :.
    Amiiin,,insyaALLAH nggak akan mi klo di Oneb1t mah

    .: Nun :.
    gitu ya? oke, sama-sama kita pelajari deh sumber masalahnya..btw nggak ada yang salah koq, cuma mendingan pikir-pikir lagi deh, daripada menyesal nantinya..

    .: Agung Haryo Utomo,S.H :.
    terima kasih sarannya pak calon advokat

    .: Senafal :.
    Ya, semoga air-air itu masih selalu ada untukku ya bro..

  15. Semua perjuangan butuh proses. Terkadang proses itu pahit, tapi waktu kan membuktikan, bahwa niat perjuangan itu tidak hanya berkobar ketika ada uang, ada materi. Niat itu hadir, dari hati. Yang mempunyai mentalitas seperti itulah yang akan bertahan.

    Keep to fight!!

  16. 16 Fauzan Rachmansyah Manurung

    Ya ya ya.. Setelah mendengar percakapan2 diluar yg berkembang gw coba ingin memahami.

    Tetapi…. gw sampai sekarang masih blom bs memahami hal ini ry.

    Seorg “SAUDARA” yg gw coba ajak dalam merasakan peluang usaha ini dan gw berharap kt bisa maju bersama2, tetapi menyikapi secara gak terduga..

    ketika peluang ini dijelaskan & hanya mendengarkan sebagian saja sudah tdk mengikuti lagi ternyata uda punya ksimpulan sendiri dan merasa kehilangan.

    gw pun merasa kehilangan “SAUDARA” ini dan gw ga pernah men “justifikasi” setiap apapun yg dilakukannya walaupun dia lg ada proyek besar.

    coba camkan kata2 yg lo tulis ry “karena pada hakikatnya bisnis ini mengajarkan sebuah hal yang sama sekali tidak pernah saya percayai, yaitu instant, mendapatkan sesuatu dengan mudah dan instant, melupakan proses pahit dalam mengejar mimpi, menyiasati tetesan peluh keringat dan darah dengan kata-kata menyihir yang dipaksakan.”

    1. Hak lo untuk ga mempercayai walaupun lo baru denger sbagian.

    2. Instant?? gw rasa semua usaha jika dikerjakan sungguh2 pasti akan cepat berkembangnya (walaupun tanpa darah tapi memerlukan keringat). Tapi ga se”INSTANT” yg lo bayangkan, krn kita sama2 tahu kl tidak bekerja dan dapat keuntungan yg sangat besar itu namanya RIBA.

    3. Menyihir dan dipaksakan?? Cukup provokatif jg kata2 ini, tapi biarkan Allah yg menilai niat2 didalam hati kita.

    Seandainya lo ikutin sampai selesai penjelasan tentang bisnis yg menganut sistem SYARIAH ini dan sgt bermanfaat untuk eyang dan om gw yg pengangguran dan tenyata di bisa berbakti sm org tuanya. dan gw jg pgn hal ini dirasakan buat sdr2 gw yg lainnya.

    dan,

    DEMI ALLAH ri, niat gw ngajak lo bukan karena gw pgn dapet untung 20rb-50rb. TAPI GW PGN LO NGERASAIN KEUNTUNGAN YG OM GW, EYANG GW dan GW sendiri rasain.. dan ini adalah PERJUANGAN KITA, bukan perjuangan kapitalis & hedonis, TETAPI menuju kemuliaan dunia kita untuk menebar manfaat dan memulai perjuangan yg lain..

    Apa ini yang membuat lo merasa kehilangan??? Atau apa lo menutup mata dan hati lo untuk sodara2 lo sndiri???

    Semoga ALLAH SWT selalu melindungi kita dalam ukhuwah. Amien YRA..

    Jazzkmlh khairon katsiron.

  17. Assalamualaikum….

    pa kabar boi??

    waduh…waduh…kok jadi runyam gini ya??

    saia punya sedikit saran sebagai orang baru dikalangan kalian…

    saia pernah teringat sebuah nasehat dari mas jojie,mas jojie ngomong selalu berfikir melingkar dalam menghadapi sebuah masalah…

    cobalah mas fachri berfikir dari sudut yang lain…

    dan satu yang pasti,disini tidak ada yang namanya pemutusan silaturrahmi..karna semuanya menyadari bahwa kalo silaturrahmi diputus,jangankan masuk surga,mencium baunya pun tidak diperbolehkan….

    semoga qta semua bukan termasuk orang2 yang di haramkan untuk mencium bau surga nya Allah…..amin…

  18. 18 Fushiko Binar

    melihat comment diatas,,dan ini mungkin comment pertama gw itu juga karena lo pernah minta gw untuk baca blog lo dan ngisi comment disini…
    ada beberapa point bang…

    pertama…
    kata “memperkenalkan” punya arti beda dengan kata “mempengaruhi” dan “membawahi”. gw rasa lo yang udah bisa jago bikin pretending cash flow itu,pasti punya ilmu yang lebih untuk menelaah kata2 diatas…coba deh.. kalo ga bisa,,gw pinjemin kamus bilingual biar lo lebih ngerti lagi..

    kedua…
    mungkin lo harus lebih tau lagi tentang arti kata “sodara”.lo mau tau,,menurut gw..arti sodara itu lebih dari sekedar haha hihi,,main2 dan telpon.. tapi,,

    sodara itu berarti ikhlas…

    sodara adalah sebuah kondisi dimana senang melihat sodara yg lain berhasil…
    dan,,yang paling penting…

    sodara itu ga pernah “memanfaatkan” sodara yang lainnya…

    assalamuallaikum,,wr wb

    -fushiko-

  19. mas,,
    melihat bbrp komen di atas,, kok jd gini y?
    sudah saatnya kita introspeksi diri kita masing2..
    ada apa siy ini? knp bisa jd kayak gini?
    bener kata mas senafal “aku yakin, bhw dlm tiap-tiap hati kita msh trsimpan kerinduan persaudaraan itu, dan yg aku yakin jg takkan mgkn trgeser dgn hal sangat sepele ini, kita smua tau bhwa dunia tmptnya di mata bkn di hati, jd utk apa urusan ini mengganggu hatimu, saudara-saudaraku..”
    saatnya kita tengok lagi di hati kita masing2,, ada apa sebenarnya.. apakah aku atau mereka atau kami yg bermasalah?
    well,,
    terlepas dr itu smwa,, aku cuman pengen nambahin,, jangan hanya menunggu mas..
    krn menunggu hanya akan menghasilkan ketidakpuasan..
    dekati dan raih apa yg ingin kmu perjuangkan.. apapun itu..
    krn sperti yg kmu bilang “di dunia ini gk ada yg instan”
    sama sperti kami barangkali,, kami tdk akan menunggu,, kami akan berusaha untuk sgala sesuatu yg kami anggap layak untuk diperjuangkan,, semoga..
    afterall,,
    sgala sesuatu yg berasal dr hati akan kembali ke hati..

    wallahu’alam bishawab..

  20. saya sepakat dengan semuanya…
    semuanya memiliki alasan dan kebenaran masing2

    Bung2 dan Nona2 calon pemimpin bangsa,
    saya hanya bisa memberi dukungan, tetaplah berjuang dengan idealisme dan realitas masing2
    dan tetap tawaqal hanya pada-Nya. Yaa Haaq
    semoga kita terhindar dr berhala2 solidaritas persaudaraan yang membuat kita terpecah dan semakin jauh…

    jujur, saya pun rindu dengan ‘rasa’ saat2 kita pernah berjuang, menangis dan tertawa bersama itu… tapi saya menghargai bahwa saat setiap kita sedang melangkah dengan jalan mimpi kita masing2… semoga Yaa Jami’ masih memberikan kita kesempatan untuk merasakan ‘rasa’ itu lagi. Amin

    Tetap saling mendo’akan kawan,
    Love You b’coz of ALLAH

    ps : mohon maaf bila2 ada kata2 yang menyinggung, dan terima kasih telah membacanya dengan senyuman :)

  21. ada yg terlupa :

    saya sepakat dengan semuanya…
    semuanya memiliki alasan dan kebenaran masing2
    dan saya tidak ingin menilai siapa yang paling benar..
    saya mendukung mereka yang terbuka hati dan pikirannya.

    dan semoga ini menjadi ladang latihan kita sebelum amanah memimpin bangsa itu tiba.
    karna hal-hal seperti ini juga sdang dialami elit pemimpin2 kita di partai sana
    visi dan misinya sama, membangun bangsa
    namun cara dan ideologinya berbeda2…
    dan pemimpin yang baik itu seperti maestro bukan?
    menyatukan instrumen2 musik yang berbeda2 dalam sebuah melodi yang seirama
    Subhanallah.

    Ayo? dalam latihan ini, apa kita mampu mencapai sebuah harmoni? atau masih harus latihan lagi??? ;)

    Tetap Semangat!!!!!

  22. .: Pedagang Kaki Lima :.
    Sipp..!!! thanks atas supportnya..

    .: Fauzan RM :.
    begini jan, sebelumnya terima kasih atas undangannya pada presentasi pertama itu, dan seingat saya saat tu saya udah pamit ke ente, dan mungkin kita berbeda pendapat tentang bisnis ente, saya tidak setuju dan ente setuju, tapi bukan itu masalahnya, toh perbedaan pendapat itu sangatlah lumrah

    1. Coba deh, kita baca pelan-pelan lagi postingan gw ini, tepatnya di paragraf 5, disitu jelas gw tulis bahwa ini semua adalah pendapat pribadi gw yang agak kurang penting sejatinya, dan hanya merupakan ungkapan rasa hati gw
    2. sejujurnya, pas presentasi, ak melihat tema yang diajarkan adalah instant, jadi dari situ lah ak menyimpulkan demikian, contohnya begini “bisnis ini bisa dijalankan oleh orang yang malas sekalipun”, “tidak akan ada ruginya”, sejujurnya ini lah yang bertentangan dengan konsep saya mengenai bisnis itu, dan sejujurnya jan, mnrt saya hukum MLM masih syubhat, walaupun dalam bisnis ente ini ada konsep Mudharabah (Bagi Hasil)nya, tetapi fondasi yang digunakan masih dalam konsep MLM, yang sampai sekarang masih mengandung syubhat, dan saya pikir ente sudah tahu bagaimana cara menghadapi hukum syubhat kan bro?
    3. tentang kalimat yang provokatif itu, mgkin kalo kurang berkenan saya minta maaf, daripada membawa mudharat yang lebih panjang

    kalo niat ente mengajak ke arah situ, silakan saja boi, sungguh niat yang mulia, tetapi kalo ada orang yang tidak sejalan dengan pemikiran ente (misalnya saya) ya saya mohon bisa dimaklumi, bukan maksud menutup mata dan hati, tetapi sungguh hati ini tidak cocok dengan konsep itu semata, Demi ALLAH, bukan berarti saya akan memutus persaudaraan, karena sejak awal ada atau tidaknya konsep ini, saya juga tetep bersaudara dengan ente-ente semua.

    Tentang rasa kehilangan itu, biarlah saya sendiri yang meresapi dan merasakannya, toh itu hanya datang dari perasaanku saja, dan ente tidak perlu merasa khawatir akan itu, semoga ALLAh dengan cepat mengobatiku

    Semoga Ukhwah kita tetap terjaga abadi

    Wallahua’lam bisshawab..

    .: Muh Halim Febrianto :.
    Wa’alaikumsalam..blm terlalu sehat boi, do’akan saja semoga lekas sembuh..

    Tenang aja bos, ini bukan masalah runyam, cm perbedaan pendapat semata, dan tentu saja tidak akan semudah itu menggoyahkan persaudaraan kita, picik sekali ketika perbedaan smacam ini mampu menggerus persahabatan, rasa kehilangan saya cuma perasaan pribadi yang semoga segera diobati olehNya..amiin

    .: Fushiko Binar :.
    Insya ALLAH bisa koq chi, nggak usah dipinjemin kamus bilingual, lagian kalimat yang lo tulis itu nggak pernah gw tulis, itu kan cuma comment dari temen gw aja, coba deh perhatiin lagi..

    betul chi, saudara selalu bahagia melihat saudaranya senang, tapi perlu diingat, seorang saudara juga perlu mengingatkan ketika saudaranya sedikit berubah arah, dan menurut pribadi gw, konsep MLM ini masih syubhat, jadi untuk ini lah saya mengingatkan..

    gw nggak nangkep maksud lo tentang “memanfaatkan”, tapi ya anggap aja itu buat bahan introspeksi gw,,thanks yah!

    .: Amita :.
    Terima kasih masukannya ya mi..

    .: Ade’ Nana :.
    Persaudaraan tidak hanya berisi rangkaian kata indah penuh canda tawa, tapi juga memerlukan ketajaman kata dan galaknya suara untuk tetap saling meluruskan..dan semoga kita smua tetap seirama dalam harmoni itu..amiiin

    Oia..untuk lebih jelasnya tentang pendapat saya ttg MLM, bisa dilihat di sini

  23. saya mau menawarkan bisnis. karna tampaknya kalian semua sedang ribut2 ga penting. mari hadiri seminar sukses menuju Indonesia keemas-emasan. terima kasih

  24. saya binggung. bnr deh… :(


Leave a Reply